Gadget

Gadget Terbaru 2025: Apa yang Harus Anda Ketahui?

Rubikindo.com – Indonesia adalah surga bagi para pendaki. Deretan cincin api (ring of fire) yang membentang dari Sumatera hingga Papua menawarkan ratusan puncak eksotis untuk ditaklukkan. Sayangnya, antusiasme tinggi ini kadang membuat banyak orang lupa: alam punya aturannya sendiri.

Tidak semua puncak bisa atau pantas kita injak. Ada beberapa gunung yang statusnya tertutup mutlak, entah karena aktivitas vulkaniknya yang mengancam nyawa, medannya yang secara teknis mematikan, atau fungsinya sebagai benteng terakhir flora dan fauna langka.

Sebagai pendaki yang bijak, memahami batas adalah bagian dari menjaga kelestarian. Agar rencana perjalananmu tidak berujung pada sanksi hukum atau insiden fatal, berikut adalah daftar gunung di Indonesia yang sama sekali tidak boleh didaki, lengkap dengan fakta di balik penutupannya.

1. Gunung Anjasmoro (Jawa Timur)

Hutan lebat dan lanskap alami di kawasan konservasi Taman Hutan Raya Raden Soerjo Gunung Anjasmoro

 

Membentang membelah Jombang, Kediri, Mojokerto, Malang, hingga Kota Batu, Gunung Anjasmoro yang berdiri setinggi 2.282 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini sering memancing rasa penasaran. Gugusan Pegunungan Anjasmoro memang terkenal dengan tutupan hutan hujan tropisnya yang sangat pekat dan asri.

Namun, urungkan niatmu untuk mencari jalur ke puncaknya. Secara legal, kawasan ini tidak pernah memiliki jalur pendakian resmi dan menjadi salah satu gunung yang tidak boleh didaki. Sejak tahun 1992, Kementerian Kehutanan telah mengunci status Gunung Anjasmoro sebagai kawasan konservasi di bawah naungan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo.

Mengapa pendakian dilarang total di sini?

  • Zona Konservasi Ketat: Pengelolaan Tahura memprioritaskan fungsi ekologis di atas wisata petualangan.

  • Habitat Satwa Dilindungi: Hutan alaminya merupakan rumah bagi satwa endemik yang sangat sensitif terhadap intervensi manusia.

  • Medan Blind Spot: Topografinya sangat curam tanpa titik navigasi yang jelas, menjadikannya jebakan mematikan bagi pendaki.

  • Mencegah Jalur Tikus: Pembukaan jalur ilegal rawan memicu kerusakan ekosistem masif dan berpotensi memicu kebakaran hutan saat musim kemarau. Itulah kenapa gunung ini menjadi salah satu gunung yang tidak boleh didaki.

2. Gunung Batok (Jawa Timur)

Bentuk kerucut unik Gunung Batok yang bersebelahan langsung dengan kawah Gunung Bromo

 

Siapa pun yang pernah menginjakkan kaki di kawasan Bromo pasti menyadari keberadaan gunung unik ini. Berdiri setinggi 2.440 mdpl di tengah kaldera purba Tengger, Gunung Batok mencuri perhatian dengan bentuknya yang berkerut presisi menyerupai batok kelapa terbalik.

Visualnya yang menggoda membuat banyak wisatawan iseng ingin memanjatnya demi mendapatkan angle foto terbaik berlatar kawah Bromo. Namun, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melarang keras segala aktivitas pendakian di lereng Batok.

Mengapa Gunung Batok tidak boleh dipanjat?

  • Struktur Tanah Labil: Gunung ini tidak memiliki formasi batuan padat, sehingga lerengnya sangat rentan terhadap erosi pijakan kaki.

  • Merusak Vegetasi: Tumbuhan khas yang mengikat tanah di lereng Batok bisa mati jika terus-menerus diinjak.

  • Kemiringan Ekstrem: Sudut kemiringan gunung ini sangat curam tanpa pijakan yang aman, sangat berbahaya bagi wisatawan biasa.

  • Sulit Diawasi: Karena letaknya yang terbuka di tengah lautan pasir, petugas kesulitan memantau pergerakan wisatawan yang nekat mencari jalur ilegal dari berbagai sisi.

3. Gunung Piramid, Saeng, dan Gulgul (Bondowoso – Jember)

Punggung bukit sangat sempit dan jurang terjal di Gunung Piramid Bondowoso

 

Berada di gugusan Pegunungan Iyang (tetangga dari Argopuro yang terkenal dengan jalur terpanjangnya di Jawa), Gunung Piramid, Saeng, dan Gulgul sebenarnya memiliki pesona luar biasa. Namun, kawasan ini dikenal dengan julukan “punggung naga”—medannya tak lebih dari sebidang tanah selebar pijakan kaki dengan jurang menganga ratusan meter di sisi kanan dan kirinya.

Setelah rentetan tragedi fatal yang merenggut nyawa pendaki akibat terperosok ke jurang, KPH Bondowoso akhirnya mengambil langkah tegas. Sejak Mei 2025, pendakian di ketiga puncak ini resmi ditutup permanen.

Alasan utama larangan pendakian di Pegunungan Iyang:

  • Jalur “Kematian”: Kemiringan ekstrem dan sempitnya jalur membuat kesalahan satu sentimeter saja berakibat fatal.

  • Bukan Jalur Wisata Resmi: Dari awal, ketiga gunung ini tidak pernah diproyeksikan sebagai destinasi pendakian komersial.

  • Evakuasi Mustahil: Akses yang minim penanda dan medan vertikal membuat proses pencarian serta evakuasi korban (SAR) sangat berbahaya, bahkan bagi tim penyelamat profesional.

  • Potensi Pidana: Pemerintah daerah dan Perhutani memberlakukan sanksi tegas hingga ranah hukum bagi siapa saja yang masih nekat membuka jalur.

4. Gunung Baluran (Situbondo)

Latar belakang Gunung Baluran yang mengawasi kawasan savana dan habitat satwa liar liar Situbondo

 

Jika kamu berkunjung ke Taman Nasional Baluran, matamu akan dimanjakan oleh Savana Bekol yang eksotis, lengkap dengan latar belakang gunung gagah yang sering disebut sebagai kepingan Afrika di tanah Jawa. Gunung yang menjadi background ikonik tersebut adalah Gunung Baluran (1.247 mdpl).

Gunung ini menyimpan kaldera sepanjang 600 meter dan mata air jernih yang menjadi urat nadi kehidupan satwa di bawahnya. Meskipun tampak menggoda untuk dijelajahi, statusnya tertutup bagi aktivitas pendakian manusia.

Mengapa Gunung Baluran dijaga ketat dari pendaki?

  • Jantung Ekosistem: Gunung ini adalah menara air utama yang menjaga keseimbangan savana di sekitarnya.

  • Zona Inti Satwa: Kawasan ini adalah habitat alami satwa liar mulai dari banteng Jawa, rusa, hingga macan tutul.

  • Risiko Konflik Manusia-Satwa: Interaksi langsung antara pendaki dan predator atau satwa liar herbivora berukuran besar sangat berbahaya bagi kedua belah pihak.

  • Menghindari Vandalisme Alam: Kehadiran manusia membawa risiko sampah dan kerusakan vegetasi yang bisa menghancurkan rantai makanan satwa di sana.

5. Gunung Merapi (Jawa Tengah – DIY)

Kondisi kawah aktif Gunung Merapi yang mengeluarkan asap vulkanik tebal

 

Dari semua gunung di daftar ini, status Gunung Merapi adalah yang paling tidak bisa ditawar. Menjulang gagah di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Merapi memegang predikat sebagai salah satu gunung api paling aktif di dunia.

Pasca rentetan erupsi freatik, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) merekomendasikan penutupan total jalur pendakian sejak Mei 2018. Sayangnya, masih ada saja kelompok yang keras kepala. Pada Desember 2025, terjadi insiden tiga pendaki ilegal yang nekat menerobos masuk via jalur Kali Talang, Klaten, hingga mencapai area Pasar Bubrah. Akibatnya bisa ditebak: evakuasi darurat harus dilakukan malam hari setelah salah satu dari mereka cedera di medan curam.

Alasan logis mengapa Merapi terlarang diakses saat ini:

  • Ancaman Awan Panas dan Guguran Lava: Perut Merapi terus bergejolak. Guguran kubah lava bisa terjadi kapan saja tanpa peringatan awal.

  • Medan Hancur: Vegetasi di batas vegetasi hingga puncak sudah banyak yang rusak atau tertutup material vulkanik lepas yang sangat tidak stabil untuk dipijak.

  • Cuaca Mematikan: Kabut tebal beracun, badai angin, hingga ancaman tersambar petir di puncak kawah sangat nyata.

  • Zero Tolerance: Tidak ada izin khusus, tidak ada jalur dispensasi. Menerobos Merapi saat ini sama dengan setor nyawa secara cuma-cuma. Itulah kenapa Merapi menjadi salah satu gunung yang tidak boleh didaki

Mendaki gunung adalah soal menaklukkan ego, bukan sekadar menaklukkan puncak. Jika alam, instansi, dan akal sehat sudah mengatakan “tidak”, maka keputusan terbaik yang bisa diambil oleh seorang pendaki sejati adalah berbalik pulang dan mencari destinasi lain yang lebih aman dan diizinkan. Alam Indonesia masih punya ratusan gunung lain yang tak kalah indah dan ramah untuk disambangi.

Bagikan
Mughny

Recent Posts

Review iPhone 18 Pro, Apa Bedanya dengan iPhone 17 Pro?

Rubikindo.com - Setiap bulan September, timeline media sosial kita pasti dipenuhi dengan obrolan soal Apple…

8 hours ago

Mending Lunasin Utang Pakai Metode Snowball atau Avalanche?

Rubikindo.com - Jujur aja, ngomongin soal utang atau cicilan itu emang bikin sakit kepala. Apalagi…

8 hours ago

Panduan Cara Mengatur Gaji Bulanan Biar Gak Tekor

Rubikindo.com - Pernah nggak sih kamu merasa gaji bulanan baru masuk ke rekening, tapi baru…

14 hours ago

5 Rekomendasi Dracin Underrated yang Alurnya Bagus Banget

Rubikindo.com - Rekomendasi dracin underrated. Pernah nggak sih kamu ngerasa bosen nungguin update dracin yang…

15 hours ago

Bisakah Erupsi Anak Krakatau Mempengaruhi Megathrust?

Rubikindo.com - Setiap kali Gunung Anak Krakatau batuk (erupsi) dan mengeluarkan abu vulkanik, linimasa media…

5 days ago

Ini Bahaya Tersembunyi Abu Vulkanik Bagi Pesawat

Rubikindo.com - Apa bahaya abu Vulkanik bagi pesawat? Saat gunung berapi meletus, berita tentang penutupan…

5 days ago

This website uses cookies.